Diposkan pada Cengkerama, Parenting

Sebentuk Syukur

Semenjak berganti status menjadi seorang ibu, kisah long distance married saya pun tidak se-apes dulu.
Malam-malam tidak lagi terasa sombong dan dingin.
Ada suara lenguhan nafas makhluk kecil yang membuat malam yang dingin kembali jadi hangat.
Sembari memiringkan tubuh, sering saya pandang dalam-dalam makhluk ini, tak terasa hati saya berdesir, desiran bahagia.
Dari bulan pertama yang belum mampu  menggerakkan kepala, sampailah sekarang di bulan keempat sudah bisa berceletoh membangunkan pagi saya, dan tersungging senyum saat saya pandang.
Tak ayal senyum saya merekah saat terasa ada hempasan tangan kecil berkali-kali di tempat tidur, sinyal bahwa dia haus, ah hidup saya benar-benar berubah…….

Bengkalis, 17 maret 2016

Iklan

Penulis:

"Dolang" Itulah saya sekaligus mimpi saya. Meski tak semua yang memahaminya, namun "bidukkata" ini akan menjelaskan tafsirannya. Bisa jadi ia doa, asa, nada, suka cita makna, dan [bismillah] mudah-mudahan tak sekedar kata.. Alhamdulillah telah dipertemukan oleh-Nya dengan Fitra Perdana untuk mengarungi biduk kehidupan ini, telah pula dikaruniai seorang cahaya mata untuk menambah semarak biduk layar rumah asa kami, Sarah Aysel Mubina.. Hari esok tetaplah serpih2an cita yang coba kami rangkai dengan seksama.. Yaa Rabb, saksikan kami...

3 tanggapan untuk “Sebentuk Syukur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s