Diposkan pada Parenting

Pregnancy Flashback I

Flashback sedikit, selama kehamilan lalu kekhawatiran yang meliputi benak saya adalah seputar bagaimana saya dan baby sukses ASI,  soal persalinan saya tak ambil pusing (saat itu). Jadi ibarat sibuk mikirin dataran seberang tanpa begitu peduli gimana cara nyeberang lautnya. Hehe..
Nah kekhawatiran ini justru saya rasakan manfaatnya sekarang. Ia mendorong perasaan saya sedemikian rupa untuk bertanya head-to-toe tetang ASI kepada teman2 yang berpengalaman sebelumnya.

Hari berganti hari, minggu-minggu jelang persalinan pun datang. Hal yang tak saya duga pun datang, ternyata hasil cek adekuasi panggul menunjukkan promontorium teraba, ditambah perkiraan berat janin yang lumayan besar, sehingga hanya ada dua pilihan buat saya:
1. Elective c-section

2. Partus percobaan dengan segala risikonya yang jika gagal akan berujung pada emergency c-section

Maka dalam kebimbangan ” macam2″ yang berkecamuk dalam kepala, saya minta waktu seminggu untuk kesempatan buat keajaiban terjadi dan janin Aysel lahir normal. Seminggu berlalu, TBJ yang awalnya 3,3 kg naik jadi 3,5 kg dengan range kesalahan plus minus 200 gram. Usia kehamilan terus bertambah, janin juga semakin minim bergerak karena ruang pergerakan yang sempit kata dokternya, akhirnya bismillah… Saya putuskan lusa untuk penjadwalan operasi sembari menunggu suami datang.

Selanjutnya saya sudah tidak pusing lagi gagal “normal”, demi kemashlahatan, dan memang sudah qadarullah bahwa panggul dalam saya sempit relatif, toh lewat operasi tetap tak mengubah kedudukan saya kelak sebagai seorang ibu bukan? Tiga banding satu dibanding seorang ayah, begitu sabda Rasulullah saw. Lintasan pikirannya sekarang adalah, apakah goal IMD dan ASI eksklusif saya tetap tercapai gara-gara operasi operasi nanti??
Bersambung….

Iklan

Penulis:

"Dolang" Itulah saya sekaligus mimpi saya. Meski tak semua yang memahaminya, namun "bidukkata" ini akan menjelaskan tafsirannya. Bisa jadi ia doa, asa, nada, suka cita makna, dan [bismillah] mudah-mudahan tak sekedar kata.. Alhamdulillah telah dipertemukan oleh-Nya dengan Fitra Perdana untuk mengarungi biduk kehidupan ini, telah pula dikaruniai seorang cahaya mata untuk menambah semarak biduk layar rumah asa kami, Sarah Aysel Mubina.. Hari esok tetaplah serpih2an cita yang coba kami rangkai dengan seksama.. Yaa Rabb, saksikan kami...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s